Belum Pasti MANDAT Merapat Ke DAMAI, Ralahalu : Kita Tunggu Putusan MK | Tribun-Maluku.com | Berita dan Informasi Seputar Maluku Terkini
Home » » Belum Pasti MANDAT Merapat Ke DAMAI, Ralahalu : Kita Tunggu Putusan MK

Belum Pasti MANDAT Merapat Ke DAMAI, Ralahalu : Kita Tunggu Putusan MK

Jumat, 19 Juli 2013 | 5:35 AM
Ambon,Tribun-Maluku.com : Isu Pasangan Herman Koedoeboen-Daud Sangadji (MANDAT) yang akan berkoalisi dengan Pasangan Abdullah Vanath-Marthin Maispatella (DAMAI) ternyata masih berupa kabar burung.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Karel Albert Ralahalu kepada wartawan Kamis kemarin usai menghadiri kegiatan HUT Koperasi Maluku mengakui ketidakpastian tersebut.

" Apa yang disampaikan itu masih berupa kabar burung dan belum pasti akan bergabung ke DAMAI,"ujar Ralahalu.

Ralahalu yang juga adalah Gubernur Maluku itu menambahkan, Tim dan pasangan sementara melakukan gugatan ke MK dan sekarang masih dalam persidangan sehingga jawaban tersebut baru bisa dikeluarkan setelah adanya putusan MK.

Sebelumnya dikabarkan, setelah rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Selasa malam kemarin kini dengan menempatkan dua pasangan calon yakni pasangan Abdullah Vanath-Marthin Maispaitella (DAMAI) dan Ir. Said Assagaff-Etty Sahuburua (SETIA) pada putaran kedua, kini dipastikan ketiga pasangan yang dinyatakan tidak lolos diantaranya TULUS, BOB-Arif dan MANDAT akan bergabung jurus pada kedua kandidat tersebut.

Informasi yang diperoleh, diduga, pasangan Herman Koedoeboen-Daud Sangadji (MANDAT) akan membanting setir politiknya untuk bergabung jurus bersama pasangan DAMAI.

Hal ini dikarenakan, beberapa waktu lalu tepat pada rekapitulasi perhitungan suara pada hari pertama Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu yang adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Maluku memanggil Abdullah Vanath.

Abdullah Vanath yang adalah Bupati Seram Bagian Timur (SBT) dipanggil untuk menghadap orang nomor satu di Maluku itu cukup lama, Meskipun tak tahu apa yang dibicarakan namun dipastikan pembicaraan tersebut pastinya seputar polemik pilkada sekaligus lobi-lobi politik jelang Maluku satu ini.

Selain itu juga, adanya hubungan "pela" antara Herman Koedoeboen dan Abdullah Vanath. jadi peluang tersebut sangatlah besar.

Meskipun demikian, keputusan untuk bergabung jurus dengan kandidat lain ada pada tangan DPP dan internal partai berlambang banteng kekar ini. (TM-06)
Pasang Iklan di Tribun-Maluku.com
Like this article :
Komentar
0 Komentar

0komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


Pasang Iklan Disini

 
Terima Kasih Sudah Berkunjung di Tribun Maluku