Dugaan Penyerobotan Lahan Dilaporkan Ke Polres

AMBON Tribun-Maluku.com- Kuasa hukum dari Oktovianus Hatulely (50) warga Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon, Roos Jeane Alfaris, SH Jumat (4/8/2017) melaporkan Betty Pattikayhatu kepada Polres Pulau Ambon dan PP Lease, atas dugaan peyerobotan lahan.

Dugaan penyerobotan lahan tersebut terjad karena tanggal 3 Agustus 2017 sekitar pukul 16.00 WIT telah terjadi kegiatan pembangunan ragka rumah dan telah berdiri kayu-kayu diatas sebagian tanah, untuk membangun base camp guna menampung bahan-bahan untuk pembangunan 1000 rumah kepada masyarakat.
  .
Atas peristiwa ini maka telah terjadi cekcok mulut antara Oktovianus dengan anak buahnya Betty Pattikayhatu,"kata Roos Jeane Alfaris di Ambon, Senin (7/8/2017).

Menurutnya, Oktovianus Hatulely sebagai pelapor memiliki sebidang tanah yang terletak di Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon Baguala Kota Ambon sesuai dengan Sertifikat Hak Milik No. 150/Tawiri seluas 10.641 M2 dengan Surat Ukur No. 00053/Tawiri/2015, tanggal 03 Juli 2015 dan Sertifikat Hak Milik No. 795/Tawiri sesuai dengan Surat Ukur No. 00005/Tawiri/2008 seluas 329 M2.

Oktovianus Hatulely memiliki tanah tersebut berdasarkan jual beli dengan Abdulrajab Bin Achmad Atamimi, sesuai dengan Akte jual beli No.368/2016, tanggal  12 Oktober 2016 dan jual beli antara pelapor dengan Sumarjono.

"Awalnya tanah ini miliki Syech Achmad Naser Atamimi yang kemudian diwariskan kepada ahli waris Karamah Atamimi, Nadrah Atamimi, Fatma Atamimi, Said Atamimi, Achmad Atamimi, Abdul Gawi Atamimi, Syehat Atamimi, Aisyah Atamimi kemudian diwariskan lagi kepada Abdulrajab Atamimi dan Saadia Binti Achmad Atamimi dan   kemudian dijual kepada pelapor,"ulasnya

Sejak terjadinya jual beli atas tanah sesuai dengan sertifikat-sertifikat hak milik diatas, tanah tersebut dibiarkan kosong dan ada sebagian tanah yang telah dikuasai oleh beberapa masyarakat.

Selama pelapor menguasai dan memiliki tanah tersebut, tidak mendapat gangguan dari pihak manapun juga termasuk dari ahli waris lain dari keluarga Atamimi

Pelapor sangat keberatan atas perbuatan yang dilakukan oleh Terlapor, yang mana telah masuk dalam tanah serta merusak tanaman milik Pelapor di atas tanah tersebut, tanpa sepengetahuan dan seizin Pelapor sebagai pemilik yang sah atas tanah tersebut.

"Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan maka Pelapor mohon kepada Kapolres Pulau Ambon dan PP Lease, untuk melarang proses pembangunan 1000 rumah di lokasi tersebut,"pintanya.(TM02)
Dugaan Penyerobotan Lahan Dilaporkan Ke Polres Reviewed by Ibek Melsasail on Minggu, Agustus 06, 2017 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.