Soal DD, Warga Desak Kades Silohan Harus Ditahan

Tahir Rumaday
BULA Tribun-Maluku.com- Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) di negeri adiministratif Silohan kecamatan Bula Barat kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus disoroti oleh banyak pihak, sehingga Penjabat kepala pemerintahan negeri administratif Silohan LR harus di tahan oleh aparat penegak hukum.

Desakan agar LR ditahan oleh aparat penegak hukum sehingga proses hukum atas laporan dugaan penyalahgunaan DD tahun 2016 di negeri administratif Silohan dapat berjalan lancar,"kata salah satu warga Silohan, Tahir Rumaday di Bula, Sabtu (12/8/2017).

Menurut Rumaday, pentingnya LR ditahan agar roda pemerintahan dan pembangunan di negeri adiministratif Silohan bisa berjalan lebih baik. Apalagi, bukti tentang dugaan penyalahgunaan DD tahun 2016 dianggap cukup kuat.

Penjabat kepala pemerintahan negeri administratif Silohan Langguar Rumatiga yang dihubungi media ini melalui telepon seluler untuk dikonfirmasi, tidak memberikan penjelasan apa pun.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Langguar Rumatiga di duga menyalahgunakan Dana Desa tahun 2016. Menyusul dugaan mark up anggaran kurang lebih Rp. 40 juta yang dialokasikan untuk pembangunan sarana olahraga.

Dalam dokuemn Rencana Anggaran Belanja (RAB) tercantum jumlah dana Rp. 72 juta lebih untuk pembangunan lapangan volly. Padahal anggaran yang digunakan hanya sekitar Rp. 30 juta.(TM)
Soal DD, Warga Desak Kades Silohan Harus Ditahan Reviewed by Ibek Melsasail on Sabtu, Agustus 12, 2017 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.