Puan Maharani Buka Rakornas Program KKBPK Tahun 2018

Pemukulan Gong Oleh Puan Maharani
JAKARTA Tribun-Maluku.com- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani membuka dengan resmi Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Program Kependudukan, Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2018 di Jakarta, Selasa (13/2/2018), yang ditandai dengan pemukulan Gong.

Hadir dalam Rakornas tersebut sejumah Menteri Kabinet Kerja, Plt. Kepala BKKBN, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya BKKBN dan Kementerian/Lembaga, Para Mitra Kerja BKKBN, termasuk BUMN, Lembaga Donor dan Sektor Swasta dan peserta Rakornas Program KKBPK Tahun 2018.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, Puan Maharani dalam sambutannya mengatakan, Tema Rakornas Program KKBPK Tahun 2018 ialah "Penguatan Integrasi Program Lintas Sektor di Kampung KB, Guna Mempercepat Terwujudnya Kualitas Sumber Daya Manusia".

Tema ini, memberi pesan bahwa keberhasilan Program Kampung KB mensyaratkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan yang terkait.

Keluarga Berencana, tidak hanya dimaknai sebagai upaya pengendalian kelahiran semata, akan tetapi juga membangun kesadaran setiap keluarga agar memiliki dukungan sosial budaya, ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang memadai, agar kehidupan keluarga menjadi sejahtera.

Perluasan cakupan Program Keluarga Harapan dari 2,7 juta KPM di tahun 2014 menjadi 10 juta KPM di tahun 2018, memperlihatkan besarnya komitmen Pemerintah dalam pembangunan keluarga.

Menurut Puan, Kampung KB merupakan lokus dari upaya untuk membangun Keluarga yang Sejahtera. Keluarga yang sejahtera tidak hanya berkaitan dengan pengendalian kelahiran anak saja, akan tetapi berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, Kampung KB sebagai lokus pembangunan keluarga kecil dan sejahtera membutuhkan dukungan dari sektor lainnya.

BKKBN, yang memiliki petugas lapangan KB (PKB/PLKB) dan pendamping (Kader), memiliki potensi di dalam mengawal pembinaan keluarga Indonesia. Melalui Pendamping dan Petugas Lapangan BKKBN, dapat mengoptimalkan pembinaan keluarga dalam mengakses layanan kesehatan, layanan Pendidikan, pemberdayaan ibu, pemberdayaan ekonomi dan pembinaan hidup sehat dengan gizi yang baik.

Misalnya, dalam Bidang Pendidikan, setiap tahun Pemerintah menyediakan akses layanan pendidikan untuk 19,7 Juta Anak. Jangan sampai ada keluarga Indonesia yang anaknya tidak bersekolah.

Pendamping dan Petugas Lapangan memastikan bahwa keluarga yang didampinginya, dapat memperoleh akses layanan pendidikan tersebut. Begitu juga halnya dalam mengakses layanan kesehatan, pemberdayaan ibu, pemberdayaan ekonomi keluarga, dlsb.

Kampung KB sebagai lokus pembangunan keluarga, perlu bersinergi dengan kegiatan dan program Kementerian dan sektor lainnya. Saat ini, Pemerintah sedang menyusun Rancangan RKP 2019.

Peserta Rakornas
"Ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mensinergikan berbagai kegiatan Kementerian/Lembaga terkait ke dalam lokus Kampung KB,"katanya.

"Rakornas ini dapat menjadi forum untuk mulai mengidentifikasikan sinergisitas kegiatan dari Kementerian yang diperlukan, target yang mampu dilakukan sesuai dengan kapasitas fiskal APBN, peran Pemerintah Daerah, dan substansi lainnya yang perlu dimasukkan dalam RKP 2019, sehingga di tahun 2019, Kampung KB sebagai lokus pembangunan keluarga telah berisikan program-program yang terintegrasi,"jelasnya.

Keberhasilan program keluarga berencana akan memberikan manfaat bagi generasi masa depan dan negara dalam mengelola kehidupan yang lebih sejahtera.(TM02)
Puan Maharani Buka Rakornas Program KKBPK Tahun 2018 Reviewed by Ibek Melsasail on Selasa, Februari 13, 2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.