IDRI Dorong Dosen Di Maluku Aktif Meneliti

Ikatan Dosen Republik Indonesia mendorong lebih banyak dosen di Maluku untuk meneliti dan menghasilkan tulisan ilmiah melalui ajang "Call for Paper IDRI I".
Ambon, Tribun-Maluku.com : Ikatan Dosen Republik Indonesia mendorong lebih banyak dosen di Maluku untuk meneliti dan menghasilkan tulisan ilmiah melalui ajang "Call for Paper IDRI I".

"Tadinya kegiatan kami hanya sampai pada seminar nasional saja, tetapi saya melihat dari fenomena yang ada, Maluku masih sedikit sekali kegiatan-kegiatan seperti ini," kata Wakil Ketua IDRI Pusat Dian Utami Sutiksno di Ambon, Kamis (27/10).

"Call for Paper IDRI I" adalah rangkaian kegiatan seminar nasional IDRI yang berlangsung di Ambon, pada 26-28 Oktober 2017.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar diskusi panel "Sinergitas Unsur Pentahelix Bagi Pengembangan Sumber Daya Manusia" (26/10) dan lokakarya "Management Reference with Mendeley and Scientific Writing" (27/10).

Dian yang juga Ketua IDRI Maluku itu, mengatakan dosen sebagai pengemban tri dharma perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Terkait dengan tanggung jawab itu, katanya, mereka selain mendidik dan mengajar mahasiswa, juga diharuskan berperan aktif dalam meneliti dan mempublikasikan tulisan-tulisan ilmiahnya.

Ia menyebut hingga saat ini, di Maluku masih sedikit dosen yang melakukan hal tersebut.

Melalui "Call for Paper IDRI I", IDRI secara nasional ingin mendorong para dosen, khususnya di Maluku, untuk lebih kreatif dan inovatif dalam meneliti.

"Dosen di Maluku perlu wadah seperti ini, seminar atau konferensi nasional untuk menampung ide-ide mereka. Ini juga menjadi wadah berlatih bagi para dosen-dosen muda," ujarnya.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), kata Dian, mewajibkan para dosen di Tanah Air untuk mendaftarkan akunnya di pusat sistem informasi penelitian berbasis website, yakni Science and Technology Index (Sinta).

Melalui akun Sinta, kinerja setiap dosen di Indonesia bisa diamati, baik dari segi penelitian maupun publikasi.

Di Maluku, masih sedikit dosen yang bergabung di situs tersebut, bahkan jumlahnya tidak mencapai lima persen dari total dosen di daerah tersebut.

Dian mencontohkan Politeknik Negeri Ambon tempatnya mengabdi misalnya, dari ratusan dosen yang ada, tidak sampai 20 orang yang telah mendaftarkan dirinya di situs Sinta.

"Mudah-mudahan dari kegiatan 'Call for Paper' kita ini mendorong dosen untuk lebih kreatif dan inovatif dalam meneliti," ucapnya.
IDRI Dorong Dosen Di Maluku Aktif Meneliti Reviewed by Tribun Maluku on 10/27/2017 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.