Kota Kembar Ambon-Vlissingen Fokus Transfer Teknologi

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan kerja sama "sister city" atau kota kembar Ambon-Vlissingen Belanda fokus pada proses transfer teknologi terutama di bidang kesehatan.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan kerja sama "sister city" atau kota kembar Ambon-Vlissingen Belanda fokus pada proses transfer teknologi terutama di bidang kesehatan.

"Dalam kerja sama dua kota ini antar negara ini berharap bisa belajar proses transfer teknologi, melalui berbagai program yang dibuat di bidang kesehatan. Kita berharap banyak ilmu yang bisa didapat dari kerja sama tersebut," katanya di Ambon. Kamis (26/10).

Dia mencontoh, konkrit kerja sama Ambon-Vlissingen yang telah terjalin selama ini yakni program kemanusiaan operasi gratis bagi warga kota Ambon dan sekitarnya.

Pelaksanaan operasi gratis yang dilakukan tim dokter Vlissingen membawa dampak yang sangat baik bagi warga kota Ambon, karena setiap tahun puluhan warga menjalani operasi urologi, bedah plastik dan mata.

"Setiap tahun tim dokter Belanda datang ke Ambon untuk melakukan operasi, dan setiap tahun pula puluhan warga dioperasi, jika harus dilakukan operasi dengan biaya sendiri mencapai Rp30 - 40 juta sementara operasi yang dilakukan ini gratis," ujarnya.

Richard mengatakan, pihaknya memanfaatkan program kemanusiaan yang dilakukan tim dokter Vlissingen, karena pihaknya hanya menanggung biaya akomodasi tim dokter selama berada di Ambon.

"Sementara tim dokter datang dengan biaya sendiri, peralatan operasi dan obat-obatan juga disiapkan mereka, karena itu kita harus memanfaatkan dengan baik kesempatan ini," katanya.

Operasi urologi yang dilakukan sebanyak 81 pasien telah menjalani proses operasi yang terbanyak menjalani operasi penyakit prostat, dari 207 pasien yang mendaftar, "Antusias warga untuk memeriksakan kesehatan cukup tinggi bukan hanya kota Ambon tetapi juga dari kebupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tenggara Barat dan Maluku Tenggara," tandasnya.

Ia menambahkan, dari 2017 pasien yang mendaftar akan diverifikasi jenis penyakit karena batas waktu pelaksanaan operasi hingga tanggal 27 Oktober 2017.

Selain operasi urologi tim dokter Vlissingen di awal November 2017 juga akan dilaksanakan bhakti sosial dengan dokter dari Singapura untuk operasi bedah plastik, ortopedi tulang, kanker dan mata.

"Saya berharap seluruh upaya yang dilakukan dibidang kesehatan ini semata-mata untuk kesejahteraan warga kota Ambon," tandas Richard.
Kota Kembar Ambon-Vlissingen Fokus Transfer Teknologi Reviewed by Tribun Maluku on 10/26/2017 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.