Pendeta Ny. Leny Labetubun, Buka Sidang Ke-40 Jemaat GPM Halong

Pendeta Ny. Leny Labetubun/M, STh 
AMBON Tribun-Maluku.com- Majelis Pekerja Klasis (MPK) Klasis Pulau Ambon Timur, yang diwakili oleh Pendeta Ny. Leny Labetubun/M, STh membuka dengan resmi Sidang ke-40 Jemaat GPM Halong, yang ditandai dengan pemukulan Tifa.

Sidang Jemaat tersebut dilaksanakan dengan Tema; Allah Kehidupan Tuntunlah Kami Untuk Membela dan Merawat Kehidupan (Kejadian 2:7,15-17) dan Sub Tema; Bersama-sama Mengadvokasi Hak Hidup Manusia dan Alam untuk Hidup Berkelanjutan yang Semakin Bermutu.

Dalam arahannya Pendeta Labetubun/M mengatakan, persidangan Gereja tahun 2018 termasuk Sidang ke-40 Jemaat GPM Halong memasuki tahun ketiga pelaksanaan PIP/RIPP Gereja Protesta Maluku.

Untuk itu beberapa catatan tentang tantangan bergereja yang harus dikerjakan adalah; Melaksanakan pembinaan untuk meningkatkan kualitas persekutuan jemaat. Kehidupan pelayanan gereja yang terarah untuk melaksanakan pembinaan keluarga melalui peribadahan jemaat (binakel/unit/wadah/minggu) serta pendampingan pastoral.

Menurutnya, GPM harus menyumbang suatu kualitas persekutuan yang berdampak ke tengah usaha membangun solidaritas hidup bermasyarakat. GPM telah menjadi suatu "identitas kultural" bagi orang Maluku.

GPM adalah sintetis antara Injil, Common Sense serta Kultur setempat. Ketiga hal itu menghasilkan kultur kekristenan di Maluku, identitas budaya orang Maluku harus terus kita pelihara.

"Kita harus fokus untuk mempersiapkan generasi masa depan gereja dengan membenahi proses pembinaan keluarga, penguatan pendidikan formal gereja serta pendampingan pastoral,"ucapnya.

Sub tema GPM tahun ini menekankan pada advokasi terhadap orang miskin, kaum terlantar, janda, anak yatim piatu dan kelompok disabilitas, guna mengangkat taraf hidup mereka. Perlu alokasi dana yang cukup untuk tugas-tugas advokasi ini jika tidak, maka advokasi hanya menjadi suatu diskursus tetapi bukan tindakan gereja.

Peserta Sidang Jemaat
Raja Negeri Halong yang diwakili oleh Sekretaris Negeri Ibu Mevy Pakaila dalam sambutannya mengatakan, harus selalu terjalin hubungan kerjasama yang baik antara Pemerintah Negeri Halong dan Gereja, agar tercipta sebuah kehidupan kebersamaan yang semakin bermutu.

Sementara itu Ketua Majelis Jemaat GPM Halong Pendeta Ricky Siahaya, MTh dalam sambutannya mengatakan, pegumulan pelayanan tahun 2017 telah memberikan sebuah kesan dan penegasan bahwa kita harus hidup bersama-sama sebagai gereja, supaya kita mampu untuk menjaga membela serta merawat kehidupan dalam kuasa Tuhan yang adalah Kepala Gereja.

Jemaat GPM Halong telah diberi kekuatan sebagai tubuh Kristus untuk ada dalam perjalanan bersama dengan arumbai besar yaitu Gereja Protestan Maluku.

Harus diakui bahwa kita belum mampu untuk mengimplementasikan profesi gembala secara berkualitas dan utuh dalam dinamika pelayanan yang kompetitif.

Artinya, ada banyak kekuragan, ada banyak program yang tidak dapat dilaksanakan tentu memprihatinkan kita semua, serta menimbulkan kegelisahan dan kekuatiran tentang langkah pelayanan yang strategis di tahun 2018.

Guna meningkatkan tugas pelayanan di tahun 2018 ini maka sebagai pelayan dan umat kita harus memiliki rasa takut kepada Tuhan, rasa tanggungjawab, serta rasa terpanggil dan memiliki terhadap tugas mulia ini.

Pendeta Ricky Siahaya, MTh
Ketua Panitia Sidang ke-40 Jemaat GPM Halong Vally Souhoka dalam laporannya mengatakan, panitia mempunyai tekat serta komitmen yang kuat untuk menopang pekerjaan Tuhan menjadi tiang penyangga bagi Jemaat GPM Halong.

Sektor Emaus dipercayakan sebagai Panitia Sidang ke-40 Jemaat GPM Halong tahun 2018 dengan sebuah Surat Keputusan (SK) dari Majelis Jemaat Halong.

Dana persidangan jemaat berasal dari usaha-usaha penitia yang sah dan sumbangan sukarela dari umat di Sektor Emaus berjumlah 126 juta lebih.

Peserta Sidang ke-40 Jemaat GPM Halong berjumlah 216 orang, merupakan perutusan dari 13 sektor dan 34 unit pelayanan yang ada di Jemaat Halong.(TM02)
Pendeta Ny. Leny Labetubun, Buka Sidang Ke-40 Jemaat GPM Halong Reviewed by Ibek Melsasail on 2/18/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.