Pengguna Pertalite Di Ambon Terus Meningkat

Masyarakat pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kota Ambon hingga sekarang ini terus meningkat, bahkan sampai awal bulan Maret 2018 sudah mencapai 40 persen.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Masyarakat pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kota Ambon hingga sekarang ini terus meningkat, bahkan sampai awal bulan Maret 2018 sudah mencapai 40 persen.

"Cukup banyak juga pengguna BBM jenis Pertalite. Dari tahun 2017 yang hanya mencapai 20 persen, kini, memasuki awal bulan Maret 2018, sudah meningkat hingga 40 persen," kata Mahdi Syafar, Sales Executive Retail Pertamina Cabang Ambon, Selasa (6/3).

Menurut dia, di sisi lain, pengguna premium atau bensin di Kota Ambon dan sekitarnya masih cukup tinggi, yakni 60 persen.

Mahdi mengatakan, pengguna premium yang mencapai 60 persen itu umumnya sopir mobil angkutan kota (Angkot), maupun angkutan antar Provinsi.

"Untuk tetap menarik pengguna BBM jenis pertalite, Pertamina tetap memberikan sosialisasi berupa arahan-arahan kepada para pengguna bahwa lebih baik menggunakan bahan bakar pertalite dan pertamax jauh lebih baik dibandingkan dengan premium," ujarnya.

Dia menjelaskan, Pertamina tidak memilih jenis BBM mana yang diutamakan tetapi intinya yakni tetap menyediakan tiga jenis prodak masing-masing pertalite, pertamax dan premium.

"Ada delapan SPBU di Pulau Ambon yang tersebar hingga ke Desa Tulehu, dan semuanya meyani tiga jenis produk pertamina sekarang ini," katanya.

Ditanya berapa banyak BBM jenis pertalite yang habis terjual, Mahdi mengatakan persediaan perhari untuk premium sebanyak 120 kilo liter (KL), untuk pertalite sebanyak 80-90 KL, sedangkan pertamax 15 KL/hari.

"Jadi kalau dilihat dari angka persediaan per hari maka BBM jenis premium masih menjadi primadona, akan tetapi kami tetap menyarankan kepada masyarakat bahwa BBM jenis Pertalite jauh lebih baik dari premium," ujarnya.
Pengguna Pertalite Di Ambon Terus Meningkat Reviewed by Tribun Maluku on 3/06/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.