Tunggakan Rastra Di Maluku Capai Rp6,46 Miliar

Sekda Maluku Hamin Bin Thahir menyatakan keprihatinannya terkait tunggakan beras sejahtera (rastra) di provinsi itu untuk periode 2017 hingga 19 April 2018 yang mencapai Rp6,46 miliar.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Sekda Maluku Hamin Bin Thahir menyatakan keprihatinannya terkait tunggakan beras sejahtera (rastra) di provinsi itu untuk periode 2017 hingga 19 April 2018 yang mencapai Rp6,46 miliar.

"Saya mengharapkan pemkab/Pemkot yang masih memiliki tunggakan di Perum Bulog Divre Maluku agar sesegera mungkin melunasinya sehingga tidak menghambat realisasi program lainnya," katanya di Ambon, Rabu (25/4).

Dia mengemukakan, saat sosialisasi dan rapat program subsidi rastra Maluku 2018 dan evaluasi pelaksanaan penyaluran rastra 2017 di Ambon pada 24 April 2018, dia telah mengingatkan pemkab/pemkot soal tunggakkan Rastra tersebut.

"Apalabila tidak melunasinya, maka akan diproses sesuai ketentuan berlaku karena penyaluran rastra berdasarkan koordinasi lintas pemerintah pusat hingga daerah,"ujar Sekda.

Menurutnya, pagu rastra pada 2017 sebanyak 22.400.640 kg yang disalurkan kepada 124.448 keluarga penerima manfaat (KPM).

"Penyalurannya tercatat 100 persen kepada KPM tersebar di 11 kabupaten dan kota," kata Sekda.

Sedangkan, Kepala Perum Bulog Divre Maluku Arif Mandu menyatakan tiga kabupaten tercatat memiliki tunggakan Rastra yang tinggi adalah Kabupaten Maluku Tengah sebesar Rp2 miliar lebih, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Seram Bagian Timur.

Dia menyatakan untuk menangani tunggakan rastra, dia akan menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku untuk pendampingan penyelesaian.
Tunggakan Rastra Di Maluku Capai Rp6,46 Miliar Reviewed by Tribun Maluku on 4/25/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
All Rights Reserved by Tribun-Maluku.com | Berita Maluku Terkini © 2014 - 2016
Diberdayakan oleh Blogger.