Anak Banti Harus Sekolah

Menteri PPPA Di Banti, Papua
AMBON Tribun-Maluku.com- Anak Banti harus segera kembali bersekolah,"ujar Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) saat mengunjungi Desa Banti, Senin 21 Mei 2018.

Kunjungan Menteri PPPA didampingi oleh pihak PT. FreePort. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat keadaan masyarakat Banti pada umumnya, serta perempuan dan anak pada khususnya, pasca pelepasan sandera dan pembakaran sekolah serta rumah sakit sekitar sebulan yang lalu.

Demikian press realise yang diterima Redaksi Tribun-Maluku.com di Ambon, Selasa (22/5/2018).

Perjalanan ditempuh dengan pengamanan dari TNI-Polri dengan kondisi jalan yang berbatu dan curam. Menteri Yohana diapresiasi sebagai Menteri Perempuan yang berani dan tangguh.

Tidak hanya berani turun hingga daerah terpelosok namun berani untuk turun ke daerah konflik demi melihat langsung keadaan perempuan dan anak.

Beberapa Kepala Suku dan Pendeta menyampaikan kekecewaan terhadap keadaan yang mereka alami dan berharapan kepada Mama Yo.

Menteri PPPA Dengan Anak-anak Di Banti, Papua
"Kami harap Mama Yohana mau mendengar keluh kesah kami. Lihatlah Bu, bagaimana anak kami bisa bertumbuh dengan baik bila rumah kami hancur dan sekolah juga,”ujar salah satu Pendeta yang hadir.

Menteri Yohana berjanji akan segera berkoordinasi dengan Kementerian-kementerian terkait, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Banti saat ini.

"Masyarakat juga harus tetap berusaha untuk hidup berdampingan satu sama lain seta saling membantu, tetap lindungi anak-anak dan perempuan yang ada di daerah ini," tutup Yohana sesaat sebelum meninggalkan Banti.(TM)
Anak Banti Harus Sekolah Reviewed by Ibek Melsasail on 5/22/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.