Harga Bawang Di Piru Melonjak Tajam

Harga bawang merah maupun putih di Piru, ibu kota kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada awal pekan ini melonjak tajam sehingga meresahkan para ibu rumah tangga yang hendak membeli bumbu masak tersebut.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Harga bawang merah maupun putih di Piru, ibu kota kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada awal pekan ini melonjak tajam sehingga meresahkan para ibu rumah tangga yang hendak membeli bumbu masak tersebut.

"Bayangkan harga bawang merah dijual pedagang di pasar Rp55.000/Kg dan bawang putih Rp48.000/Kg sehingga meresahkan ibu rumah tangga, terutama yang beragama Islam dalam persiapan menunaikan Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah," kata salah seorang ibu rumah tangga di Piru, Merry Manhintirissa, dihubungi dari Ambon, Kamis (10/5).

Harga harga bawang merah sebelum mengalami lonjakan harga adalah Rp35.000/Kg, menyusul hanya Rp30.000/Kg.

Sedangkan, bawang putih Rp40.000/Kg, menyusul bervariasi Rp30.000 - Rp32.000/Kg.

Merry mengatakan, stok bawang merah maupun putih sebenarnya cukup banyak di pasaran. Kemungkinan karena menjelang ibadah Puasa sehingga pedagang menaikkan harga.

Bawang merah maupun putih yang dijual para pedagang di pasar itu dibeli dari pengelola toko - toko di Piru.

Pengelola toko membeli bawang merah maupun putih di Ambon sehingga membutuhkan ongkos angkutan dan buruh.

"Jadi harga bawang di pasar itu tergantung pengelola tokok menjualnya sehingga sering meresahkan masyarakat," kata Merry.

Dia mengimbau Bupati SBB, Muhammad Yasin Payapo dan Wakil Bupati, Timotius Akerina agar menginstruksikan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis agar intensif melakukan pemantauan di pasar.

"Khan tim dari Disperindag biasanya melakukan pemantauan setiap pekan, makanya peranannya dioptimalkan sehingga bisa terpantau, baik stok maupun harga bawang," ujar Merry.

Apalagi, menghitung hari umat Islam sudah menunaikan ibadah Puasa sehingga perlu terjamin, baik stok maupun harga bawang merah dan putih.

"Bupati bisa mengerahkan tim Satgas Pangan Pemkab SBB untuk melakukan pengawasan agar lonjakan harga bawang maupun bahan pokok masyarakat lainnya terkendali sehingga tidak meresahkan masyarakat, terutama umat Islam yang sedang mempersiapkan diri menunaikan ibadah Puasa," tandas Merry.

Disinggung harga gula pasir, dia menjelaskan, pedagang menjualnya Rp14.000/Kg . "Stok gula pasir cukup banyak di pasar dan para distributor biasanya memasok dari Makassar, Sulawesi Selatan maupun Surabaya, Jawa Timur sehingga tersedia cadangan kebutuhan pokok masyarakat tersebut," katanya.
Harga Bawang Di Piru Melonjak Tajam Reviewed by Tribun Maluku on 5/10/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.