Penangkar Milik Satker Distan Maluku, Bukan Jadi Pesaing

Ola Maitimu, SP. M.Si (No 2 Dari Kiri)
AMBON Tribun-Maluku.com- Pembuatan penangkar benih tanaman Pala di desa Liliboi kacamatan Leihitu Barat kabupaten Maluku Tengah oleh Satuan Kerja (Satker) Dinas Pertanian Provinsi Maluku, bukan untuk menjadi pesaing bagi penangkar-penangkar lain di desa tersebut.

Satker Dinas Pertaian Provinsi Maluku harus memproduksi benih tanaman Pala karena anggarannya sudah ditetapkan, untuk kegiatan penyiapan benih agar didistribusi kepada kelompok tani (Poktan).

Benih tanaman Pala ini akan didistribusi secara gratis kepada Poktan, bukan dibeli oleh rekanan nanti,"kata Kasatker Dinas Pertania Provinsi Maluku, Ola Maitimu, SP. M.Si di Ambon, Rabu (16/5/2018).

Menurut Maitimu, ada penangkar-penangkar milik masyarakat Liliboi dan tanaman Pala yang diusahakan akan dibeli oleh rekanan, setelah anakan Pala dinyatakan lolos dari sertifikasi oleh petugas Pengawas Benih Tanaman Perkebunan (PBT).

Secara umum syarat dari penangkar adalah: Penangkar sudah ditetapkan oleh Dinas Pertanian Maluku karena sudah memenuhi beberapa syarat, serta mempunyai blok penghasil tinggi Cengkeh/Pala.

"Jadi tidak semua penangkar yang bibitnya bisa dinyatakan lolos oleh petugas Pengawas Benih Tanaman Perkebunan (PBT),"ucapnya.

Dikatakan, selama ini sumber benih Pala dari Pulau Banda. Untuk blok tanaman Pala di Liliboy sudah dinilai oleh Pemulia/Peneliti dari Balai Penelitian Rempah dan Obat (Balitro), namun belum ditetapkan sebagai blok penghasil tinggi oleh Dirjen Perkebunan atas nama Menteri Pertanian RI.

Benih Tanaman Pala
Blok penghasil tinggi tanaman Pala di desa Wakal dan Ruta Maluku Tengah sudah ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Dirjen Perkebunan Kementan RI.

Sedangkan Cengkeh di Liliboi, Buru Selatan, Pala di Palau Banda dan Sagu Molat di Seram Bagian Timur (SBT) sudah mendapat SK dari Menteri Pertanian tentang Pelepasan Varietas Cengkeh Tuni.

Tahun 2018 ini sudah dilaksanakan penilaian blok penghasil tinggi untuk Cengkeh di desa Hatu dan untuk Pala di desa Seith, Liliboy dan Booy oleh Balitro.

Tujuannya; untuk ketersediaan sumber benih Cengkeh dan Pala di wilayah kabupaten Maluku Tengah, bahkan provinsi Maluku.

Maitimu berharap, semua yang sudah dilakukan oleh Dinas Pertanian Promal ini ujungnya adalah ingin mengembalikan kejayaan rempah-rempah di provinsi Maluku.(TM02)
Penangkar Milik Satker Distan Maluku, Bukan Jadi Pesaing Reviewed by Ibek Melsasail on 5/16/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.