BMKG: Waspadai Angin Kencang Di Perbatasan Maluku

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat, terutama para nelayan tradisional, agar mewaspadai angin kencang di wilayah perbatasan Maluku selama beberapa hari ke depan.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat, terutama para nelayan tradisional, agar mewaspadai angin kencang di wilayah perbatasan Maluku selama beberapa hari ke depan.

Data BMKG Stasiun Pattimura Ambon, Kamis (7/6), mencatat angin dengan kecepatan lebih dari 30 km/jam berpeluang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Tenggara Barat maupun Maluku Barat Daya merupakan wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang berbatasan dengan Australia dan Timor Leste.

Sering nelayan asal Maluku juga "hanyut" ke Australia sehingga diamankan aparat keamanan setempat selanjutnya dipulangkan ke Indonesia.

Apalagi, gelombang tinggi mencapai 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sermata, Kabupaten Maluku Barat Daya, perairan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, perairan Kepulauan Kai, Kabupaten Maluku Tenggara serta Laut Arafura, Kabupaten Kepulauan Aru.

Oleh karena itu, para nelayan yang hendak menangkap ikan sebaiknya tidak memaksakan diri melaut dengan mengandalkan armada tradisional.

Armada tradisional tidak kuat menahan kondisi cuaca tersebut dengan sewaktu-waktu terjadi perubahan kecepatan angin yang memengaruhi tinggi gelombang.

Imbauan kondisi cuaca telah disampaikan melalui masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sembilan kabupaten dan dua kota, termasuk para bupati maupun wali kota.

Bila terjadi kondisi cuaca ekstrem, maka Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon berwenang tidak memberikan izin berlayar kapal, bahkan sekiranya dipandang perlu aktivitas pelayaran untuk sementara ditutup sambil menunggu laporan perkembangan cuaca terbaru.

Para pengguna jasa transportasi juga hendaknya memaklumi bila terjadi penundaan dan keterlambatan jadwal keberangkatan kapal laut akibat faktor cuaca karena pertimbangan perlunya memprioritaskan keselamatan.
BMKG: Waspadai Angin Kencang Di Perbatasan Maluku Reviewed by Tribun Maluku on 6/07/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
Diberdayakan oleh Blogger.