Pilkada Maluku, Elektabilitas Calon Independen 33,07 Persen

Hasil survei yang dilakukan PT Parameter Konsultindo menyebutkan calon gubernur/cawagub Maluku dari jalur independen, Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (Hebat) lebih diunggulkan dalam meraih dukungan suara dengan elektabilitas sebesar 33,07 persen.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Hasil survei yang dilakukan PT Parameter Konsultindo menyebutkan calon gubernur/cawagub Maluku dari jalur independen, Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (Hebat) lebih diunggulkan dalam meraih dukungan suara dengan elektabilitas sebesar 33,07 persen.

"Pasangan calon kepala daerah Murad Ismail-Barnabas Orno (Baileo) yang diusung sembilan parpol menempati posisi kedua dengan dukungan responden sebesar 30,09 persen dan petahana Said Assagaff-Andreas Rentanubun (Santun) meraih 29,91 persen," kata Direktur Operasi PT Parameter Konsultindo (PK) Edison Lapalelo di Ambon, Sabtu (23/6).

Survei ini dilakukan PT PK pada 10-17 Juni 2018 dengan mengambil sampel responden sebanyak 1.200 sampel dan menggunakan instrumen kuisioner, wawancara dan tatap muka. "Margin of eror" diperkirakan sekitar 2,90 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Lokasi survei adalah 11 kabupaten/kota dengan Kota Ambon sebesar 21,2 persen, Kabupaten Maluku Tengah 24,2 persen, Seram Bagian Barat 11,2 persen, Seram Bagian Timur 7,7 persen, Maluku Tenggara Barat 6,4 persen, hingga Kabupaten Kepulauan Aru 5 persen.

Menurut Edison, pihaknya juga menyurvei para responden yang menyatakan keinginan mereka untuk gubernur baru sebanyak 66,08 persen, gubernur petahana 27,14 persen dan yang tidak setuju atau tidak tahu sebesar 6,78 persen.

Sedangkan segmentasi masyarakat dalam memilih calon gubernur/wagub karena alasan kesamaan suku dan jazirah sebesar 30,4 persen, agama 25,7 persen, kesamaan profesi kerja 15,2 persen, kesamaan ideologi politik 14,1 persen, kinerja dan prestasi 11 persen serta faktor lainnya 3,5 persen.

Kemudian untuk faktor popularitas dan akseptabilitas calon gubernur/wagub yang tertinggi adalah petahana dengan jargon "Santun" sebesar 65,32 persen untuk akseptabilitas dan popularitasnya 97,17 persen.

Selanjutnya tingkat akseptabilitas untuk pasangan calon "Hebat" sebesar 97,14 persen dan popularitasnya 95,17 persen, sementara tingkat akseptabilitas untuk pasangan calon "Baileo" sebesar 90,11 persen dan popularitas 85,32 persen.

"Kami tidak memihak kepada pasangan calon manapun karena semua kandidat disurvei berdasarkan berbagai aspek dan responden yang dipilih bersifat umum. Artinya tidak fokus pada pemilih pemula atau pun pemilih tradisional," katanya.
Pilkada Maluku, Elektabilitas Calon Independen 33,07 Persen Reviewed by Tribun Maluku on 6/23/2018 Rating: 5
Facebook CommentsShowHide
Disqus CommentsLoadHide
All Rights Reserved by Tribun-Maluku.com | Berita Maluku Terkini © 2014 - 2016
Diberdayakan oleh Blogger.