Close Menu
Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    • Indeks Berita
    • Berita Pilihan Redaksi
    • Seputar Maluku
      • Maluku
      • Pertanian
      • Politik
      • Pemerintahan
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Ekonomi
      • Seni dan Budaya
      • Olahraga
      • Opini
      • Artikel
    • Lintas Daerah
      • Ambon
      • Maluku Tengah
      • Aru
      • Buru
      • Buru Selatan
      • Seram Bagian Barat
      • Seram Bagian Timur
      • Maluku Barat Daya
      • Maluku Tenggara Barat
    • Tual
    • Maluku Tenggara
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Hak Jawab
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Home » Liputan Khusus » 3.000 Rumah Di Tual Tidak Layak Huni

    3.000 Rumah Di Tual Tidak Layak Huni

    Pewarta Tribun Maluku29 Maret 2017
    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappekot) Tual, Mukti Matdoan mengakui di wilayahnya tercatat 3.000 unit rumah miskin yang tidak layak huni hingga memerlukan dana sekitar Rp200 miliar untuk merehabilitasinya.

    Ambon, Tribun-Maluku.com : Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappekot) Tual, Mukti Matdoan mengakui di wilayahnya tercatat 3.000 unit rumah miskin yang tidak layak huni hingga memerlukan dana sekitar Rp200 miliar untuk merehabilitasinya.

    Kepala Bappekot setempat Mukti Matdoan, di Ambon, Rabu, mengungkapkan pihaknya melakukan indentifikasi sekitar 2.500 unit rumah yang tidak layak huni dan berada di atas lahan tidak bermasalah.

    “Rumah tidak layak huni yang berada di atas lahan tidak bermasalah akan ditindaklanjuti untuk diberikan bantuan,” katanya.

    Menurut Mukti, rumah tidak layak huni berada di atas lahan dengan status yang belum jelas kepemilikan berjumlah sekitar 500 unit rumah.

    “Aksi pemerintah Kota Tual untuk mengatasi rumah yang tidak layak huni tersebut sudah dianggarkan dalam APBD 2017 sebesar Rp11 miliar dari target Rp40 miliar,” ujarnya.

    Ia menjelaskan untuk rumah yang tidak layak huni, ada tiga faktor yang dinilai, yakni rumah kondisi rusak berat, rusak ringan dan sedang, dan penanganannya dimulai dari yang rusak ringan, sedang dan terakhir yang rusak berat.

    Disinggung perhatian pemerintah pusat, menurut Mukti ada 700 unit bantuan yang bersubsidi, dari 700 unit tersebut, 300 unit akan segera ditangani dengan besaran dana per unit Rp15 juta atau total anggaran Rp4,5 miliar.

    “Kita masih membutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar,” kata Mukti.

    Ia menuturkan pihaknya juga melakukan asistensi APBD untuk desa-desa di Kota Tual, agar setidaknya setiap desa mengalokasikan anggaran Rp300 sampai Rp500 juta untuk membangun rumah-rumah yang tidak layak huni.

    “Kota Tual ada sekitar 30 desa dan dusun, dan kita berharap ada bantuan dari Kementerian Perumahan, supaya bebas dari rumah tidak layak huni, sehingga penjabaran program bapak Presiden Joko Widodo tentang Program Kota Tanpa Kumuh terwujud pada 2019,” ujarnya.

    Copyright by: Media Online Tribun-Maluku.com
    Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    Berita SebelumnyaGubernur Tunggu Pengambilan Sampel Deposit Emas Romang
    Berita Selanjutnya Telkom Maluku Target 12 Ribu Pelanggan Indihome Baru

    Berita Terkait

    IMG 20251213 224725

    Wali Kota Tual : 2026 Pelayanan Listrik di Desa Tam, Manggur dan Fadol

    IMG 20251213 122221

    Masyarakat Tayando Langgiar , Yamru dan Ohiel Nikmati Listrik 24 Jam

    IMG 20251212 182808

    Percepatan Pembangunan, Rumra Resmikan Listrik 24 Jam Dullah Laut

    IMG 20251211 205404

    Stabilitas Harga Pangan Nataru, AGP–PT SIS Bagi Pasar Murah di Tual–Malra

    IMG 20251209 225941

    Komitmen Pemenuhan SDM, Wali Kota Terima Penghargaan dari Kemenkes

    IMG 20251209 220534

    Wali Kota Tual Temui Kemenkes Bahas Penguatan Kesehatan

    Tambahkan komentar
    Tinggalkan Balasan

    https://www.youtube.com/watch?v=JgZNW_OXt5w&ab_channel=TribunMaluku
    Ikuti Kami
    • Facebook 9.606
    • Twitter 2.691
    • Instagram 972
    • YouTube 354
    • LinkedIn 97
    • Telegram 583
    • WhatsApp
    https://youtu.be/z2SbnItOghs
    Berita lainnya

    Kelangkaan Minyak Tanah, Hiswana Migas Gandeng Kadin Tual Operasi Pasar

    Jaksa Talompoh Bantah, Pascalis Klarifikasi Soal Uang 50 Juta Rupiah

    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram LinkedIn Pinterest
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Ketentuan Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • UU Pers dan Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab
    © 2025 Tribun Maluku

    Ketik diatas dan tekan Enter untuk mencari. tekanEsc untuk membatalkan.