Ambon, Tribun Maluku : Nuansa adat dan budaya Kepulauan Babar akan memukau dalam pelantikan serta pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perkumpulan Masyarakat Kepulauan Babar (PEMASKEBAR) periode 2025-2030, yang akan berlangsung besok, Sabtu (21/6/2025) di Gedung Baileo Oikumene, Ambon.
Dalam acara bersejarah ini, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa akan melantik dan mengukuhkan pengurus bersama dewan penasehat, yang menandai era baru kepemimpinan di bawah Prof. J.W Mosse, Ph.D sebagai Ketua Umum dan Ruben Kelabora, S.Pd, C.NS, CMK sebagai Sekretaris Jenderal.
Ketua panitia pelaksana pelantikan, Hengky Ricardo Pelata, melalui siaran pers yang diterima di Ambon, Jumat (20/6/2025), mengungkapkan bahwa persiapan acara telah mencapai 98 persen, tinggal beberapa hal teknis yang sedang dimatangkan.
Undangan resmi, kata dia, telah disampaikan kepada Gubernur Maluku untuk melantik dan mengukuhkan pengurus DPP PEMASKEBAR, serta kepada berbagai pihak seperti Walikota Ambon, Anggota DPD RI Novita Anakotta, Wakil Ketua DPRD Johan Lewerissa, Anggota DPRD Maluku asal Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), akademisi, dewan pendiri, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan paguyuban masyarakat Kepulauan Babar.
Pelata menegaskan, acara ini akan sarat dengan nilai-nilai adat dan budaya Babar, yang tercermin dalam prosesi pelantikan, pengukuhan, dan penampilan seni.
“Semua penerima tamu, pengurus DPP PEMASKEBAR yang dilantik, pembawa acara, hingga pengisi acara lainnya wajib mengenakan pakaian adat Babar. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya kepada generasi penerus,” ujarnya.
Pakaian adat ini, lanjutnya, akan menjadi simbol kebanggaan dan identitas masyarakat Babar.
Dijelaskan lebih lanjut, pelantikan ini diharapkan menjadi momen bersejarah yang mempererat tali persaudaraan masyarakat Kepulauan Babar, khususnya yang berada di Ambon dan sekitarnya.
Pelata mengundang seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh adat, dan paguyuban, untuk hadir sebagai saksi lahirnya kepengurusan baru DPP Pemaskebar periode 2025-2030.
“Kehadiran mereka akan memperkuat semangat kebersamaan dan kebanggaan akan identitas budaya Babar,” tambah mantan anggota DPRD Maluku ini.
Acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya Babar, yang dirancang untuk menghidupkan warisan budaya yang kaya.
“Kami tidak hanya menggelar seremonial pelantikan, tetapi juga merayakan identitas budaya Babar melalui seni dan tradisi yang ditampilkan,” kata Pelata.
Ia menambahkan bahwa setiap elemen acara, mulai dari prosesi pengukuhan hingga hiburan, telah dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Babar.
Pelata turut menyampaikan permohonan dukungan dan doa dari masyarakat Kepulauan Babar, baik yang berada di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), maupun di wilayah lain.
“Kami meminta doa serta dukungan dari bapa, mama, dan basudara masyarakat Babar di mana pun berada, agar pelantikan ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses dari awal hingga akhir,” ungkapnya.
Acara pelantikan akan berlangsung di Gedung Baileo Oikumene, Ambon, mulai pukul 17.00 WIT hingga selesai. Panitia mengimbau masyarakat yang hadir untuk tiba tepat waktu guna memastikan kelancaran acara.
Pelantikan ini, tambah Pelata, terbuka untuk umum, terutama bagi masyarakat Kepulauan Babar yang ingin turut merayakan momen bersejarah ini.
“Mari bersama-sama kita saksikan lahirnya kepengurusan baru yang akan membawa Babar menuju masa depan yang lebih baik, dengan adat dan budaya sebagai pijakan,” tutup Pelata.
DPP PEMASKEBAR periode 2025-2030, yang tetap dipimpin oleh Prof. J.W Mosse sebagai Ketua Umum dan Ruben Kelabora sebagai Sekretaris Jenderal, diharapkan dapat terus menjadi wadah yang memperjuangkan aspirasi masyarakat Kepulauan Babar.
Organisasi ini juga berkomitmen untuk melestarikan budaya dan memajukan kesejahteraan masyarakat Babar, sekaligus memperkuat hubungan antar warga di berbagai wilayah.






