Ambon, Tribun-Maluku.com : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku Priyadi mengatakan, pemerintah berencana membangun kantor Imigrasi di Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan di Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya.
“Mudah-mudahan tahun ini Maluku mendapatkan program untuk melakukan pembangunan kantor Imigrasi di dua tempat itu sesuai rencana sehingga daerah perbatasan secara optimal pemerintah mengambil langka strategis,” ujarnya di Ambon, Kamis (26/1).
Saumlaki dan Wetar merupakan daerah perbatasan langsung dengan perairan Timor Leste dan Australia.
Priyadi mengatakan, pemerintah sekarang ini membangun dari pinggiran..
“Sudah tentu kawan-kawan di Kantor Imigrasi sudah mempersiapkan itu semua agar kita bisa melakukan pelayanan dengan baik,” katanya.
Ia mengemukakan di wilayah perbatasan itu sudah seharusnya ada kantor imigrasi untuk mengawasi dan menindak orang asing yang melanggar hukum Priyadi mencontohkan dua WNA yang ditangkap di dua tempat yang berbeda.
Prasae Tanlab (laki-laki) WN Thailand ditangkap di Masohi, ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah, 9 Januari 2017, dan Zhang Jinlan (perempuan) WN Tiongkok, 15 Januari 2017 di Pasar Mardika Kota Ambon.