Close Menu
Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    • Indeks Berita
    • Berita Pilihan Redaksi
    • Seputar Maluku
      • Maluku
      • Pertanian
      • Politik
      • Pemerintahan
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Ekonomi
      • Seni dan Budaya
      • Olahraga
      • Opini
      • Artikel
    • Lintas Daerah
      • Ambon
      • Maluku Tengah
      • Aru
      • Buru
      • Buru Selatan
      • Seram Bagian Barat
      • Seram Bagian Timur
      • Maluku Barat Daya
      • Maluku Tenggara Barat
    • Tual
    • Maluku Tenggara
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Hak Jawab
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Home » Maluku Tengah » Kapasitas KM Cantika 88 Melebihi Batas, Syahbandar dan Kapten Kapal Terkesan Tutup Mata

    Kapasitas KM Cantika 88 Melebihi Batas, Syahbandar dan Kapten Kapal Terkesan Tutup Mata

    Pewarta Tribun Maluku1 Oktober 2013
    Daya angkut penumpang oleh kapal perintis KM. Cantika 88 milik pengusaha Siong yang melayari rute Ambon Amahai ke kepulauan TNS dan wilayah Tenggara Raya belum lama ini sangat melebihi kapasitas yang telah di tetapkan oleh pemerintah melalui Dinas perhubungan Propinsi Maluku maupun pihak syahbandar.
    Kondisi Penumpang dan barang
    yang sudah melebihi kapasitas

    Masohi, Tribun-Maluku.com : Daya angkut penumpang oleh kapal perintis KM. Cantika 88 milik pengusaha Siong yang melayari rute Ambon Amahai ke kepulauan TNS dan wilayah Tenggara Raya belum lama ini sangat melebihi kapasitas yang telah di tetapkan oleh pemerintah melalui Dinas perhubungan Propinsi Maluku maupun pihak syahbandar.

    Diperkirakan bisa mencapai sembilan ratus orang serta barang milik penumpang berupa bahan
    bangunan dan sebagainya yang jumlahnya ribuan ton. Daya angkut penumpang dan barang yang tinggi kapasitasnya ini seakan di biarkan oleh pihak pengelola kapal yang didalamnya termasuk kapten kapal maupun pihak syahbandar.

    Daya angkut penumpang dan barang yang melebihi kapasitas ini seakan dibiarkan tanpa memikirkan keselamatan penumpang apalagi iklim yang sering terjadi di wilayah Maluku ini sangat ganas.

    Menyikapi hal ini, Willem Pakniany anggota DPRD Maluku Barat Daya kepada Tribun-Maluku.com di pelabuhan Amahai mengatakan pihak kapal hanya membiarkan lonjakan penumpang yang sangat membludak tanpa ada rasa kasih sayang kepada jiwa manusia.

    Hal ini malah dibiarkan oleh pihak Syahbandar Pelabuhan Amahai. Padahal mereka (syahbandar) mempunyai hak yang besar dalam rangka memberikan izin berlayar. Itu berarti bahwa pihak kapal dan syahbandar hanya lebih memikirkan uang daripada jiwa manusia.

    Pakniany menjelaskan kalau saat KM. Cantika 88 tersebut saat berangkat dari pelabuhan Ambon ke pelabuhan Amahai itu ternyata penumpangnya hanya sekitar seratusan orang, namun membudaknya penumpang sampai hampir seribu orang itu terjadi di Amahai.

    Pakniany meminta agar ke depan untuk mengurangi resiko kecelakaan di laut, Pemda Provinsi Maluku dan pihak syahbandar bisa dapat melakukan pendataan kepada penumpang dengan menggunakan tiket agar bisa mengetahui jumlah penumpang.

    Selain itu tambah Pakniany, Pemda Maluku juga harus mendatangkan kapal perintis yang besar untuk
    menggantikan KM. Cantika 88 tersebut.

    kapal perintis Maluku

    “Ya, saya mengharapkan kalau ada perhatian baik terhadap jiwa manusia di Maluku oleh pemda dan pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan laut, inikan jiwa manusia dan bukan hewan,” tegas Pakniany.

    Sementara itu Kepala Syahbandar Pelabuhan Amahai, Jusuf Heljanan, ST ketika dikonfirmasi membenarkan kalau lonjakan penumpang seperti ini sering terjadi.

    Menurutnya kapasitas penumpang yang terjadi ini bukan setiap saat tetapi akan terjadi bila ada musim panen di kepulauan TNS dan di perkirakan hanya bisa terjadi satu tahu itu dua atau tiga kali saja.

    “Pernah anak buah saya sudah memberikan instruksi kepada penumpang agar memikirkan keselamatan melalui pembatasan kapasitas penumpang yang mau berlayar namun penumpang mengelak dan tidak mau untuk turun,” tandasnya

    Heljanan menambahkan, kalau saat ini Pemda Maluku melalui Dinas Perhubungan propinsi memiliki kewenangan agar bisa memfasilitasi kapal perintis yang besar untuk melayari daerah kepulauan Maluku yang belum terjangkau oleh kapal-kapal Pelni, jelasnya.(tm-08)

    Copyright by: Media Online Tribun-Maluku.com
    Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    Berita SebelumnyaPenyakit Kencing Tikus Rambah Kota Ambon
    Berita Selanjutnya Lakukan Ilegal Logging, Izin Perusahaan Milik Ferry Tanaya Akan Dicabut

    Berita Terkait

    ddddd

    Hidupkan Ruang Ekspresi Budaya di Saparua, BPKW XX Gelar Festival Benteng Duurstede 2025:

    edit 11

    JP Band Meriahkan Malam Puncak Festival Budaya Masohi

    Postingan Newsroom Berita Hari Ini Instagram Post 20251028 013927 0000

    Aleg Malteng Suka Bolos Paripurna, Ketua DPRD Minta BK Lapor Partai

    bpk 1 2

    BPKW XX Gandeng Pemda Maluku Tengah Meriahkan HUT Kota Masohi Ke-68

    Screenshot 2025 1021 202548 copy 799x580

    Terbitkan Dua Sertifikat Cagar Budaya Malteng, Dody :Bukti Nyata Negara Lindungi Warisan Sejarah

    Ferry

    12 Jam Terjebak, Penumpang Ferry Hunimua-Waipirit  Kecewa Berat

    Tambahkan komentar
    Tinggalkan Balasan

    Ikuti Kami
    • Facebook 9.606
    • Twitter 2.691
    • Instagram 972
    • YouTube 354
    • LinkedIn 97
    • Telegram 583
    • WhatsApp
    Berita lainnya

    2017, Kemenag Maluku Akan Buka SMAK Kelautan

    Kecam Keras Ucapan, Vanath, Harly Hataul Nilai Statmen Wagub Maluku Pancing Kegaduhan 

    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram LinkedIn Pinterest
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Ketentuan Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • UU Pers dan Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab
    © 2025 Tribun Maluku

    Ketik diatas dan tekan Enter untuk mencari. tekanEsc untuk membatalkan.