Close Menu
Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    • Indeks Berita
    • Berita Pilihan Redaksi
    • Seputar Maluku
      • Maluku
      • Pertanian
      • Politik
      • Pemerintahan
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Ekonomi
      • Seni dan Budaya
      • Olahraga
      • Opini
      • Artikel
    • Lintas Daerah
      • Ambon
      • Maluku Tengah
      • Aru
      • Buru
      • Buru Selatan
      • Seram Bagian Barat
      • Seram Bagian Timur
      • Maluku Barat Daya
      • Maluku Tenggara Barat
    • Tual
    • Maluku Tenggara
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Hak Jawab
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Home » Politik » Komisi II DPRD Maluku Gelar Rapat Evaluasi Pengawasan Bersama Mitra

    Komisi II DPRD Maluku Gelar Rapat Evaluasi Pengawasan Bersama Mitra

    Pewarta Daud Rumalatu26 Juni 2024
    Rapat

    Ambon, Tribun Maluku. Komisi II DPRD Provinsi Maluku menggelar Rapat evaluasi  pengawasan terhadap pelaksanaan APBD/APBN tahun 2023 dengan mitra komisi yang berlangsung di Rumah Rakyat Karang Panjang Ambon, Selasa (25/6/2024).

    Rapat dipimpin Ketua Komisi II, Johan Lewerissa didampingi Wakil Ketua Komisi II, Turaya Samal dan anggota, Lucky Wattimury.

    Sementara dari pihak mitra komisi dihadiri oleh Kadis Pertanian Provinsi Maluku, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan, Kadis ESDM, Kadis Dinas Lingkungan Hidup, dan Kadis Kehutanan beserta seluruh staf.

    Ketua Komisi II DPRD Maluku, Johan Lewerissa mengatakan,  dalam pengawasan yang dilakukan pada 11 kabupaten/kota Komisi II menemukan berbagai program kerja baik itu Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas ESDM, Dina s Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Ketahanan Pangan dan sebagainya.

    Padahal masyarakat Maluku khususnya para petani, mengharapkan banyak program yang hadir di tengah-tengah mereka untuk menyiapkan cadangan pangan di wilayah Maluku.

    Banyak bantuan yang diberikan kepada petani yang sudah berhasil, sementara petani yang lain juga sangat membutuhkan.

    “Kedepannya tolong di data semua petani yang ada di Maluku supaya bantuan itu tepat sasaran terutama bantuan bibit dan pupuk. Misalnya di Masohi ada petani cabe tidak dapat bantuan sama sekali. Hal ini juga berlaku untuk semua dinas yang menjadi mitra Komisi II,” pinta Johan.

    Ada juga bantuan pancing tonda yang terjadi di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah, bukan diberikan kepada nelayan namun kepada orang lain akibatnya salah sasaran.

    Padahal para nelayan sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk mata pencaharian.

    “Hal ini menjadi bahan evaluasi kita agar kedepannya tidak terjadi seperti ini lagi. Untuk itu kami minta tolong dikoreksi langkah kerja yang selama ini telah dilakukan, agar bantuan yang diberikan istilah balas budi harus diberikan kepada penerima bantuan yang baru,” ucapnya.

    Menanggapi hal itu, Kadis Pertanian Maluku, Dr. Ilham Tauda menjelaskan berkaitan dengan penerimaan bantuan kabupaten /kota  yang sudah kita awali berdasarkan proposal yang masuk, kemudian diverifikasi untuk ditetapkan berdasarkan surat dari Dinas Pertanian Kabupaten /Kota, untuk mendapatkan bantuan.

    “Kami menyampaikan terima kasih atas pengawasan yang dilakukan berkaitan dengan saran dan masukan untuk menjadi catatan perbaikan bagi kita dalam mengalokasikan bantuan di kabupaten/kota  yang tadi telah disampaikan,” ungkap Tauda.

    Secara umum bantuan yang diberikan khususnya cabe akan  difasilitasi oleh Distan Maluku.

    “Tahun ini kita akan melakukan pengembangan anakan cabe kurang lebih 200 ribu anakan yang kita kembangkan di Balai Benih Telaga Kodok dan kita akan bantu distribusi bagi yang membutuhkan,” ulasnya.

    Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    Berita SebelumnyaWatubun: Diduga Ada Kediaman Tertentu Yang Digunakan Khusus  Narkoba Di Jaga Aparat
    Berita Selanjutnya Bahas Isu Tambang, FEB-FIS UNJ Gelar Webinar Nasional

    Berita Terkait

    Posko

    Toilet Terbatas Hingga Calo Tiket, DPRD Maluku Soroti Pelabuhan  Yos Sudarso Jelang Nataru

    Buru

    Tuding Dugaan Illegal Logging di Teluk Kayeli, Dua Anggota DPRD Buru Dinilai Cari Sensasi

    Hub

    Wamenhub: Anggaran Sisa 2025 Fokus Untuk Maluku

    Screenshot 2025 12 08 01 32 12 52 c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f274 copy 990x679 1

    Ketua DPW PKS Maluku Buka Rakerwil, PKS Tidak Boleh Lagi di Pinggir, Saatnya Tampil Memimpin

    Komisi II 1

    Komisi II DPRD Maluku Soroti Pengadaan Mesin Kapal: Nelayan Buru Selatan Butuh Enduro 15 PK

    Wajo o

    Komisi III DPRD Maluku Akan Pantau Arus Mudik Nataru 2025-2026 di Seluruh Titik Penyeberangan

    Tambahkan komentar
    Tinggalkan Balasan

    Ikuti Kami
    • Facebook 9.606
    • Twitter 2.691
    • Instagram 972
    • YouTube 354
    • LinkedIn 97
    • Telegram 583
    • WhatsApp
    Berita lainnya

    Akibat Tabrakan Maut, VAL Meninggal Dunia Ditempat

    Belum ada Kejelasan, RML Minta Kejari Segera Proses Dugaan Penyelewengan DD Negeri Oma

    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram LinkedIn Pinterest
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Ketentuan Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • UU Pers dan Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab
    © 2025 Tribun Maluku

    Ketik diatas dan tekan Enter untuk mencari. tekanEsc untuk membatalkan.