Close Menu
Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    • Indeks Berita
    • Berita Pilihan Redaksi
    • Seputar Maluku
      • Maluku
      • Pertanian
      • Politik
      • Pemerintahan
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Ekonomi
      • Seni dan Budaya
      • Olahraga
      • Opini
      • Artikel
    • Lintas Daerah
      • Ambon
      • Maluku Tengah
      • Aru
      • Buru
      • Buru Selatan
      • Seram Bagian Barat
      • Seram Bagian Timur
      • Maluku Barat Daya
      • Maluku Tenggara Barat
    • Tual
    • Maluku Tenggara
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Hak Jawab
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Home » Ambon » Korban Kekerasan Seksual di Maluku Didominasi Dari Kalangan Pelajar

    Korban Kekerasan Seksual di Maluku Didominasi Dari Kalangan Pelajar

    Pewarta Tribun Maluku28 Januari 2014
    Ambon, Tribun-Maluku.com : Kebanyakan korban tindak kekerasan seksual di Maluku adalah remaja putri yang masih berstatus pelajar di tingkat SMP dan SMA, demikian Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LAPPAN) Ambon.

    “Dalam dua tahun terakhir ini korban kekerasan seksual paling banyak adalah anak sekolah,” kata Ais Syam Tualeka, Staf Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LAPPAN) Ambon, Selasa (28/1).

    Ia mengatakan terdapat 109 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Maluku pada 2012, sebagian besar korbannya adalah siswi sekolah menengah pertama.

    Angka tersebut meningkat tajam menjadi 204 kasus pada 2013, dan anak sekolah masih menjadi korban terbanyak dalam kasus kekerasan seksual jenis perkosaan.

    Beberapa di antaranya terpaksa berhenti sekolah karena dikeluarkan oleh lembaga tempatnya menuntut ilmu.

    “Kebanyakan adalah perkosaan, celakanya lagi beberapa di antaranya tidak bisa melanjutkan pendidikan karena dikeluarkan dari sekolah,” katanya.

    Ais menyatakan pihaknya sangat menyayangkan tindakan beberapa sekolah di Maluku yang membuat keputusan sepihak, mengeluarkan siswi korban tindak kekerasan seksual, khususnya perkosaan.

    Sebagai lembaga pendidikan dan pembangunan karakter bangsa, pelajar yang menjadi korban tindak kekerasan seksual seharusnya dilindungi dan diusahakan agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya.

    “Sampai terakhir kemarin masih ada satu SMK di Kabupaten Seram Bagian Barat yang tetap tidak mau menerima salah satu siswinya yang diperkosa,” ucapnya.

    Ia menambahkan hingga saat ini pihaknya masih terus mengupayakan agar siswi tersebut bisa kembali bersekolah seperti biasa, termasuk usaha advokasi dan berdiskusi ke beberapa pihak terkait.

    “Kasusnya terjadi pada akhir 2013, sejak saat itu sudah tidak sekolah lagi. Dia ingin sekali kembali bersekolah tapi sekolahnya masih belum mau menerima dia sebagai murid,” ujarnya. (ant/tm)

    Copyright by: Media Online Tribun-Maluku.com
    Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    Berita SebelumnyaBKBL Ambon Akan Dijadikan Puslit Laut Dalam
    Berita Selanjutnya Belum Bayar Tunggakan, Masyarakat SBT Tidak Nikmati Raskin

    Berita Terkait

    Screenshot 2025 12 17 00 35 22 07 c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f274 copy 978x777

    Pengelolaan Sampah Negeri Laha Siap Jadi Percontohan Kota Ambon

    Screenshot 2025 12 16 23 00 19 94 c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f274 copy 958x777 1

    Kodim 1504 Ambon Dorong Tanam Padi Ladang, Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Off-taker

    pelindo

    Pelindo Ambon Turun Langsung Cegah Stunting

    edit 26

    Kominfo Maluku Gelar Coffee Morning, Lohy : Wartawan Kritis Kawal Program Makan Bergizi Gratis

    asprov

    Kongres Asprov PSSI Maluku Dibatalkan, Dugaan Pelanggaran Prosedur Kian Terbuka

    www 2

    BPKW XX Siap Kolaborasi Wujudkan Misi Besar Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia

    Tambahkan komentar
    Tinggalkan Balasan

    Ikuti Kami
    • Facebook 9.606
    • Twitter 2.691
    • Instagram 972
    • YouTube 354
    • LinkedIn 97
    • Telegram 583
    • WhatsApp
    Berita lainnya

    Gubernur Maluku Akan Minta Tambah KMP Jenis Roro

    Ketua DPRD Maluku Minta Presiden Tinjau Ulang Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK

    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram LinkedIn Pinterest
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Ketentuan Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • UU Pers dan Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab
    © 2025 Tribun Maluku

    Ketik diatas dan tekan Enter untuk mencari. tekanEsc untuk membatalkan.