Close Menu
Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    • Indeks Berita
    • Berita Pilihan Redaksi
    • Seputar Maluku
      • Maluku
      • Pertanian
      • Politik
      • Pemerintahan
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Ekonomi
      • Seni dan Budaya
      • Olahraga
      • Opini
      • Artikel
    • Lintas Daerah
      • Ambon
      • Maluku Tengah
      • Aru
      • Buru
      • Buru Selatan
      • Seram Bagian Barat
      • Seram Bagian Timur
      • Maluku Barat Daya
      • Maluku Tenggara Barat
    • Tual
    • Maluku Tenggara
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Hak Jawab
    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Home » Buru » Penambang Asal Makassar Meregang Nyawa di GB

    Penambang Asal Makassar Meregang Nyawa di GB

    Pewarta Asma Payapo23 Agustus 2021
    IMG 20210823 WA0009

    Namlea, Tribun Maluku.com

    Seorang penambang asal Makassar, Sulsel, yang akrab disapa Roto, (52) tahun, dikabarkan meninggal karena sakit di lokasi tambang ilegal Gunung Botak, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, sekitar pukul 13.30 WIT, Senin siang (23/08/2021).

    IMG 20210823 WA0010

    Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, usai menebang pohon kayu Samama di longsoran Gunung Botak (GB), Roto yang bertubuh kekar itu tiba-tiba saja muntah darah dan langsung pingsan. Setelah ditolong rekan-rekannya, korban ternyata sudah meninggal.

    Kabar meninggalnya penambang asal Sulsel ini, kini beredar luas di kalangan tertentu. Namun hal itu ditutupi oleh para penambang agar masyarakat luas tidak tahu kalau di GB kini kembali ramai dengan aktifitas PETI.

    Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa sumber penambang di GB menyebutkan, kalau Roto meninggal karena sakit.

    Seorang penambang yang mewanti-wanti agar namanya tidak ditulis bercerita, kalau Roto bersama beberapa rekannya beraktifitas di kawasan longsoran yang di kalangan para penambang diakui sangat melimpah dengan kandungan emas.

    Kemudian ada yang menyuruhnya untuk menebang satu pohon kayu samama yang selama ini tidak pernah disentuh para penambang. Banyak yang enggan menebang pohon itu, karena di kalangan masyarakat adat, diketahui tumbuh di lokasi yang dikeramatkan.

    Setelah pohon itu tumbang, lanjut sumber ini, selang 10 menit kemudian, Roto tiba-tiba muntah darah, pingsan dan meninggal di TKP.

    Setelah diketahui meninggal, korban dibawa turun dari GB menuju Jalur D , Desa Persiapan Wamsait , tempat korban selama ini tinggal sejak ia menjadi penambang di sana. Korban juga sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat guna memastikan penyebab kematiannya.

    Beberapa penambang lainnya dihubungi terpisah memberikan keterangan berbeda. Mereka yakin kalau Roto selama ini sudah sakit-sakitan. Walau sakit, dan agar tetap bisa mendapatkan rejeki, ia memaksa untuk mengikuti rekan-rekannya bekerja di GB.

    Namun untung belum dapat diraih, korban tidak terhindar dari musibah.”Karena Roto meninggal saat pohon selesai ditebang, lalu ada yang percaya kematiannya berbau mistik,”tutur satu sumber di kalangan para penambang ini.

    Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
    Berita SebelumnyaUpdate Covid-19 : Penambahan 12 Kasus, Total  14.291 Kasus
    Berita Selanjutnya 100 Warga Desa Waetina Terima Bantuan Bencana Alam

    Berita Terkait

    IMG 20251201 WA0015 copy 990x777 1

    Pemerintah Maluku Kerahkan 500 Personel Tertibkan Tambang Emas Gunung Botak: Satgas Resmi Bergerak Besok

    Maxim Namlea

    Maxim Resmi Hadir di Namlea! Ada Promo 200RB!

    Screenshot 2025 10 12 21 24 30 27 c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f274 copy 979x613 1

    26 Tahun Kabupaten Buru: Membangun Bersama Menuju Daerah Berbudaya, Sejahtera, dan Religius

    Buru

    Gunung Botak Jadi “Bom  Waktu ” Pemerintah Tak Serius Tertipkan Tambang Ilegal

    Kepala BNN Kabupaten Buru, Syarifah Lulu Assagaf, S.Psi (depan) Saat Memberikan Sosialisasi tentang P4GN di Klasis Buru Utara.

    BNN Kabupaten Buru Sosialisasi P4GN di Klasis Buru Utara

    Screenshot 2025 06 25 12 09 36 16 c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f274 copy 796x750

    BPJN Maluku Sigap Hadapi Cuaca Ekstrem

    Tambahkan komentar
    Tinggalkan Balasan

    Ikuti Kami
    • Facebook 9.606
    • Twitter 2.691
    • Instagram 972
    • YouTube 354
    • LinkedIn 97
    • Telegram 583
    • WhatsApp
    Berita lainnya

    Uluputty Dorong Penguatan Infrastruktur Air untuk Maluku

    Nuniary Ancam Gugat Kadis dan Panitia UN Dari Daerah Sampai Pusat

    Tribun Maluku | Berita Maluku Terkini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp Telegram LinkedIn Pinterest
    • Redaksi
    • Hubungi Kami
    • Ketentuan Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • UU Pers dan Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab
    © 2025 Tribun Maluku

    Ketik diatas dan tekan Enter untuk mencari. tekanEsc untuk membatalkan.