TANIMBAR, Tribun-Maluku.com, – Semangat kaum muda Katolik di ujung selatan Maluku bergelora dalam perhelatan Hari Orang Muda Sedunia (HOMS) Kevikepan Kepulauan Tanimbar dan MBD.
Acara yang digelar oleh Panitia HOMS Paroki Santo Petrus Paulus Lorulun pada 13-16 November 2025 ini diwarnai dengan prosesi penyambutan dan perarakan Salib Evangelisasi, simbol kasih Tuhan yang mempersatukan kaum muda.
Kegiatan yang mengusung tema “Berjalan Bersama Menuju Gereja Mandiri Tahun 2043” ini berhasil menyatukan sekitar 500 perwakilan Orang Muda Katolik (OMK) dari berbagai paroki di Kepulauan Tanimbar.
“Orang Muda Katolik ini datang dari semua paroki di Tanimbar. Mereka datang karena iman, mereka bawa berkat untuk Lorulun,” ujar Jeremias Labobar Ketua Panitia.
Suasana haru dan khidmat langsung terasa sejak pembukaan. Usai registrasi di Rumah Pohon Desa Lorulun, para peserta dari tiap paroki berarak menuju gerbang desa.
Di sana, sebuah momen simbolis terjadi saat Ketua Panitia mengalungkan syal tenun khas Tanimbar pada Salib Evangelisasi, diiringi prosesi adat penyambutan oleh tetua adat setempat. Kemeriahan kemudian berlanjut dengan tarian penyambutan yang dibawakan oleh OMK Lorulun.
Rangkaian acara berlanjut dengan arak-arakan agung menuju Pelataran Gereja Katolik Santo Petrus Lorulun. Salib Evangelisasi kemudian diserahkan secara resmi dari perwakilan OMK Lauran kepada perwakilan OMK Lorulun, menandai dimulainya Penjagaan, Penghormatan dan Penyembahan.
RD. Paulus Serin, Pastor Paroki Santo Petrus dan Paulus Lorulun menyambut dengan hangat seluruh OMK yang tiba.
“Selamat datang anak-anak muda. Semoga kehadiran kalian menjadi berkat untuk anak muda yang lain dan tetaplah menjadi terang menju gereja Katolik yang mandiri,” ujar RD. Serin.
Misa Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Vikaris Episkopal Kepulauan Tanimbar dan MBD, RD Ponsio Ongirwalu, bersama empat imam konselebran, mengukuhkan semangat persaudaraan ini.
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti dr. Juliana Ratuanak (Wakil Bupati Tanimbar) dan Laurens Anggito (Ketua DPRD Kep. Tanimbar) beserta sejumlah anggotanya, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap peran aktif kaum muda dalam membangun Gereja dan masyarakat.
Kegiatan HOMS ini diharapkan tak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu membangkitkan api evangelisasi dan pelayanan di hati setiap orang muda, menginspirasi mereka untuk turut membangun Gereja Mandiri yang dicita-citakan.






